Resensi Buku "Rich Dad Poor Dad"

Halo teman-teman, kembali lagi di blog Bang Rozi.blogspot.com. Kali ini saya ingin berbagi mengenai sebuah buku yang sangat inspiratif dan mungkin sudah banyak dari kalian yang pernah mendengarnya. Ya, benar sekali, buku tersebut adalah "Rich Dad Poor Dad" karya Robert Kiyosaki. Buku ini telah menjadi salah satu bacaan wajib bagi siapa saja yang ingin memahami tentang keuangan dan investasi. Yuk, kita simak lebih lanjut resensi buku ini!
 Resensi Buku "Rich Dad Poor Dad"

"Rich Dad Poor Dad" bukan hanya sekadar buku, tapi merupakan sebuah panduan yang mengubah cara pandang banyak orang tentang uang dan investasi. Robert Kiyosaki melalui buku ini menceritakan dua sosok ayah yang memberikan pelajaran berharga tentang keuangan.

Dua Ayah, Dua Filosofi Berbeda

1. Ayah Kaya (Rich Dad)
   - Profil: Ayah dari sahabat Robert yang merupakan seorang pengusaha sukses.
   - Filosofi: Mengajarkan pentingnya memiliki aset yang menghasilkan pendapatan pasif. Menurutnya, kita harus bekerja untuk belajar, bukan untuk uang semata.
   - Pelajaran Utama: Fokus pada membangun dan memperoleh aset yang menghasilkan pendapatan pasif, seperti properti, saham, dan bisnis.

2. Ayah Miskin (Poor Dad)
   - Profil: Ayah kandung Robert, seorang pegawai negeri dengan pendidikan tinggi.
   - Filosofi: Menekankan pentingnya pendidikan formal dan bekerja keras untuk mendapatkan penghasilan yang stabil.
   - Pelajaran Utama: Mengutamakan keamanan pekerjaan dan gaji tetap, tetapi sering kali terjebak dalam siklus utang dan pengeluaran.

Pelajaran Berharga dari "Rich Dad Poor Dad"

1. Aset vs. Liabilitas
   - Salah satu konsep utama yang ditekankan dalam buku ini adalah perbedaan antara aset dan liabilitas. Aset adalah sesuatu yang memasukkan uang ke dalam kantong kita, sedangkan liabilitas adalah sesuatu yang mengeluarkan uang dari kantong kita. Contohnya, rumah yang kita tinggali dianggap sebagai liabilitas, bukan aset.

2. Pentingnya Pendidikan Keuangan
   - Robert Kiyosaki mengkritik sistem pendidikan tradisional yang kurang memberikan pengetahuan tentang manajemen keuangan. Menurutnya, pendidikan keuangan harus dimulai sejak dini agar kita bisa membuat keputusan keuangan yang bijak di masa depan.

3. Pendapatan Pasif
   - Buku ini sangat menekankan pentingnya menciptakan sumber pendapatan pasif. Dengan memiliki pendapatan pasif, kita bisa mencapai kebebasan finansial karena uang bekerja untuk kita, bukan sebaliknya.

4. Pentingnya Pengelolaan Risiko
   - Dalam berinvestasi, penting untuk memahami dan mengelola risiko. Robert Kiyosaki memberikan panduan tentang bagaimana mengambil keputusan yang cerdas dalam investasi dan tidak takut untuk mengambil risiko yang terukur.

Mengapa Harus Membaca "Rich Dad Poor Dad"?

Buku ini cocok bagi siapa saja yang ingin merubah cara pandang mereka tentang uang dan investasi. Baik Anda seorang pelajar, karyawan, pengusaha, atau bahkan pensiunan, buku ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana mengelola uang dengan lebih baik dan bagaimana mencapai kebebasan finansial.

"Rich Dad Poor Dad" bukan hanya memberikan teori, tetapi juga dilengkapi dengan contoh-contoh nyata yang mudah dipahami. Robert Kiyosaki berhasil menyampaikan pesan-pesan penting dengan cara yang menarik dan mudah dicerna oleh berbagai kalangan.

Semoga resensi ini bisa memberikan gambaran tentang isi dan manfaat dari buku "Rich Dad Poor Dad". Jangan lupa untuk selalu belajar dan terus meningkatkan pengetahuan keuangan kita. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Salam sukses,
Bang Rozi

Ini Daftar Harga iPhone di Singapura Terbaru

Hallo rekan netter sekalian, apa kabar? Semoga kita senantiasa di berikan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa. Berhubung banyak yang sedang liburan khususnya ke Negeri Jiran Singapura, dan berhubung banyak yang melakukan pencarian dan mengintip blog saya ini dengan keyword yang berhubungan dengan iPhone dan Singapura, maka saya ingin membagikan kembali sebuah artikel yang berhubungan dengan iPhone dan Singapura.
Pada kesempatan kali ini Saya akan sharing mengenai harga iPhone bekas dan baru di Singapura untuk periode Januari 2016.
Berikut adalah daftar harga iPhone baru dan bekas di Singapura update bulan Januari 2016.

iPhone 4
Harga baru : -
Harga Bekas : 32GB: SGD180, 16GB: SGD160

iPhone 4S: 
Harga Baru: -
Harga Bekas: 32GB: SGD240, 16GB:SGD220

iPhone 5
Harga Baru : -
Harga Bekas : 64GB: SGD380, 32GB: SGD350, 16GB: SGD280

iPhone 5S
Harga Baru : -
Harga Bekas : 64GB: SGD450, 32GB: SGD420, 16GB: SGD380

iPhone 5C
Harga Baru : -
Harga Bekas : 32GB: SGD320, 16GB: SGD300

iPhone 6
Harga Baru: -
Harga Bekas: 128GB: SGD850, 64GB: SGD750, 16GB: SGD620

iPhone 6SPlus
Harga Baru: 128GB: SGD 1320, 64GB: SGD 1220, 16GB: SGD1050
Harga Bekas: -

iPhone 6s
Harga Baru: 128GB: SGD 1220, 64GB: 1080, 16GB:900
Harga Bekas: -

Harga-harga di atas masih bisa berubah tergantung masing-masing toko, tetapi selisihnya (lebih kurang nya) tidak akan melewati di kisaran SGD 10.

Sepeti yang pernah di ulas oleh blog ini bahwasanya kita harus cermat dalam membeli Iphone khususnya Iphone bekas di Singapura. Untuk tips dan trik dalam membeli Iphone bekas di Singapura silahkan kunjungi artikel ini Tips membeli Iphone bekas di Singapura.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Tips Belanja di Ladies Street Hongkong

Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing mengenai Ladies Street Hongkong. Selain ingin berbagi kepada para temen-temen netizen semua, tulisan ini juga akan menjadi pengingat akan perjalanan saya kali ini dan siapa tahu bisa bermanfaat untuk perjalanan selanjutnya.
Ladies Market Hongkong
Ladies market atau juga di kenal dengan sebutan ladies street merupakan salah satu spot wisata yang sangat populer yang ada di negara Hongkong. Daerah ini terletak di area Mongkok. Untuk mencapai daerah ini sangat mudah. Anda bisa mencapai tempat ini baik dengan menggunakan MTR atau pun taxi. Jika menggunakan MTR, anda perlu turun di stasiun mongkok, kemudian jalan kaki sebentar maka anda akan sampai di tempat ini. Jika ingin lebih mudah dan tidak mau lelah jalan kaki, pilihlah taxi, dengan
menggunakan taxi anda akan di antar dan turun persis di bawah papan nama ladies street, tentunya fee taxi lebih mahal dari MRT. Sebagai contoh, Saya naik taxi dari Star Avenue ke Ladies Market kena biaya sekitar HKD30 (May 2015).Nah, emangnya ada apa sih di ladies market? kalau saya bandingkan, suasana ladies street hampir sama dengan suasana Malioboro Jogja, hanya bedanya, di ladies street, pedagang menggunakan badan jalan untuk menggelar dagangannya, sedangkan di Malioboro, pedagang menggelar lapak nya di trotoar.
Barang=barang yang di jual di sini sangat beragam mulai dari mainan anak-anak, pakaian, sepatu, tas hingga pernak pernik yang hampir semuanya khas Hongkong. Menurut saya tempat ini adalah tempat yang pas untuk belanja oleh-oleh jika kita berkunjung ke Hongkong. Selain barang yang dijual beragam, harga barang di sini juga sangat miring tentunya harus dengan proses tawar menawar. Oleh karena itu saya ingatkan kepada anda yang baru pertama kali kesini, hati-hati dengan penawaran harga yang di berikan oleh pedagang pertama kali. Jangan langsung membayar harga pertama yang di berikan pedagang, silahkan anda lakukan tawar-menawar dulu.
Triknya? hehe...jangan ragu untuk menawar barang yang anda incar sebanyak 50%-60% dari harga yang berikan oleh pedagang, jika pedagang tidak setuju dengan penawaran anda, silhkan tinggalkan pedagang tadi, pindah ke lapak yang lain. Biasanya pedagang tersebut akan memanggil anda dan memberikan penurunan harga tetapi masih di atas harga yang anda minta, so jangan bergeming, terus saja yakin dengan penawaran anda dan biasanya si pedagang akan menyerah dan menyetujui harga yang kita tawar. Kalau pun tidak, pindah ke pedagang lain dan tawar kembali tetapi lebihkan sedikit dari yang sebelumnya. Karena kalau pedagang sebelumnya tidak setuju dengan harga yang kita minta, mungkin memang mereka tidak untung, so lakukan penawaran ke lapak yang lain yang menjual barang yang sama, dan naikkan sedikit penawaran anda. intinya pintar-pintar melakukan bargain barang di daerah ini.
Tetapi ada juga beberapa toko yang memberikan harga fix dan memajang tulisan 'NO BARGAIN" di depan tokonya, oleh karena itu jangan coba-coba melakukan bargaining di toko seperti ini kalau anda tidak mau di maki penjualnya.
Pengalaman saya belanja beberapa kali di daerah ini selalu mendapatkan potongan harga di atas 50% tentunya setelah proses tawar menamwar. Sebagai contoh, saat saya membeli tas ransel, si pedagang memberikan saya harga awal sebesar HKD280, dengan proses tawar-menawar akhirnya saya bisa membawa pulang ranselnya dengan hanya perlu membayar sebanyak HKD90 saja...haha super murah bukan. Oh ya ransel yang sejenis jika beli di Indonesia harganya sekitar IDR300rb.
Barang lain yang saya beli adalah ikat pinggang kulit, harga awal adalah HKD200, namun Saya hanya perlu bayar HKD60 saja untuk membungkus ikat pinggang tersebut. Begitu juga dengan tas cewek, bisa saya dapatkan dengan harga HKD120 dari harga awal HKD280.
So, pintar-pintar melakukan negosiasi harga jika berbelanja di daerah ini, dan juga budgetkan dana anda untuk belanja di daerah ini jika anda tidak mau dompet anda 'bocor' karena keasyikan belanja. Be smart and be wise shopper.
Silahkan bagikan artikel ini ke temen atau kolega anda.
Semoga bermanfaat.

Tips membeli Iphone bekas di Singapura

Pada tulisan kali ini saya ingin sharing mengenai tips membeli iphone di Singapura. Sebagaimana yang kita ketahui bahwasanya gadget keluaran Apple khususnya Iphone masih mendominasi penjualan di Negeri Singa ini. iPhone merupakan salah satu brand dengan penjualan tertinggi di Singapura selain brand Samsung dengan type Galaxy nya.
Iphone
Tingginya penjualan iPhone di Singapura selain di pengaruhi oleh kualitas produk itu sendiri, juga memperoleh andil dari peran provider-provider di Singapura. Provider-provider tersebut memberikan harga murah untuk produk Apple keluaran terbaru, tentunya dengan system bundling. Sama seperti system bundling yang di lakukan oleh provider-provider di Indonesia.
Nilai lebih dari Bundling yang di berikan oleh provider di Singapura adalah terjangkaunya harga karena di pengaruhi oleh nilai kontrak. impact dari kondisi ini adalah tingginya pergantian iPhone versi lama ke versi yang baru.  Setiap ada keluaran baru maka akan di iringi tingginya pergantian dari type iPhone yang lama ke type iPhone yang baru oleh pelanggan.
Namun sayangnya system bundling ini tidak bisa di nikmati oleh pelanggan dari Indonesia karena biasanya system bundling yang di keluarkan oleh para provider sudah termasuk paket kontrak penggunaan layanan dari provider yang bersangkutan alias iPhone yang terikat dengan system bundling dari suatu provider tertentu tidak bisa di gunakan untuk simcard dari provider lain, sampai kontrak bundlingnya habis. Bisa sih di gunakan di Indonesia, tetapi pastinya kita akan mendapatkan biaya roaming karena menggunakan simcard dari provider Singapura. Kalau begini ceritanya, mending membeli paket bundling yang di sediakan oleh provider dalam negeri.
Tetapi di sisi lain kita sebagai orang Indonesia masih bisa mendapatkan iPhone dengan harga murah, tentunya iPhone bekas atau secondhand condition. Jangan berpikir bahwasanya barang bekas di Singapura sama dengan barang bekas di Indonesia, walaupun tidak semua barang bekas di Indonesia kondisinya buruk. Negara tersebut memiliki aturan yang ketat di berbagai bidang termasuk dalam system jual beli. Sehingga walaupun bersifat barang bekas, tetapi kondisinya masih sangat baik. Asalkan kita jeli dan teliti saat membeli, pasti kita akan mendapatkan barang dengan kualitas baik dan harganya cukup miring jika di bandingkan dengan di Indonesia. Pengalaman saya dari beberapa kali membeli iPhone bekas di Singapura, hanya sekali mendapatkan barang yang kurang baik, karena pada waktu membeli, saya tidak melakukan pengecekan dengan teliti karena sedang di buru waktu keberangkatan kapal, ya hitung-hitung bisa di jadikan pengalaman kedepannya.
Bagi anda yang berencana membeli handphone khususnya iPhone bekas di Singapura, saya memiliki beberapa tips yang mungkin berguna bagi anda. Jikalaupun ada yang mau menambahkan, silahkan posting di kolom komentar.
Berikut tips membeli iPhone bekas di Singapura:
1. Jangan melakukan perjalanan khusus ke Singapura hanya untuk membeli iPhone bekas.

Selisih harga iPhone bekas type yang sama antara Singapura dan Indonesia adalah sekitar Rp. 350.000 sampai Rp. 500.000. Disini saya mengambil referensi wilayah Batam karena dekat dengan Singapura dan iPhone bekas yang beredar di Batam adalah kebanyakan dari Singapura. Oleh karena itu adalah sangat tidak bijaksana jika anda secara khusus melakukan perjalanan ke Singapura hanya untuk membeli iPhone bekas. Walaupun ada selisih harga, tetapi selisih harga tersebut akan hilang karena biaya perjalanan dari Indonesia ke Singapura, terlebih anda yang berangkat ke Singapura menggunakan transportasi udara. Hal ini tidak berlaku jika anda berencana membeli dalam jumlah yang banyak dan untuk di jual kembali, namun pastikan anda dapat mengatasi ijin keluar dari custom karena membawa barang dalam jumlah yang banyak. Saya sendiri hanya pernah membawa paling banyak 3 buah Iphone yang kondisinya masih di dalam box dari Singapura ke Batam dan tidak ada masalah. Oleh karena itu, saat yang tepat untuk membeli iPhone bekas di Singapura adalah saat anda memiliki agenda khusus ke Singapura, seperti perjalanan dinas atau liburan.
2. Di area mana sebaiknya membeli
iPhone bekas di Singapura? 
Bisanya saya membeli di Far East Plaza, area yang dekat dengan Orchard Road. Di area ini ada beberapa toko yang menjual iPhone bekas dengan kualitas baik, bahkan masih full set complete walaupun IMEI yang tertera di box sudah berbeda dengan IMEI di Iphone nya. Saya pernah membeli Iphone 5S bekas yang masih ada sisa garansi resmi Apple selama 4 bulan, artinya jika kondisi iPhone nya ada yang abnormal, saya bisa mendapatkan iPhone yang baru dengan cara one to one exchange melalui claim garansi ke Apple. Biasanya process claim bisa di lakukan di A.Lab atau QCD, silahkan cari di google untuk alamat nya. Oh ya, jam operasional toko handphone di daerah ini biasanya dari jam 2 siang sampai jam 10 malam waktu Singapura. Selain di Far East Plaza, anda juga bisa mencari di Sim Lim Square atau beberapa toko di Harbour Front yang bersebelahan dengan VIVO City.
3. Jangan malu untuk bertanya dan mengecek dengan teliti mengenai kondisi
iPhone yang akan kita beli, si penjual sangat sabar jika kita melakukan pengecekan secara mendalam dan waktu yang lumayan lama. Bisanya saya memerlukan waktu sekitar 30 menit sampai 45 menit sebelum saya yakin untuk membawa pulang iPhone yang saya 'taksir'. Umumnya point yang saya cek sewaktu membeli iPhone adalah:
  • Cek Kondisi fisik iPhonenya sendiri (appearance).
  • Cek IMEI. Khusus iPhone 5 dan 5S, IMEI harus tembus artinya IMEI yang tertera pada system dengan IMEI yang tertera pada casing bagian belakang bawah harus sama persis),
  • Cek Masa garansi toko dan garansi apple. Jangan ragu minta bantuan si penjual untuk melakukan pengecekan garansi resmi apple dengan cara memasukkan nomor IMEI ke situs resmi apple.
  • Cek Kondisi lainnya seperti speaker, microphone, headset, batere dan charger. Pastikan anda mencoba untuk memasukan simcard dan mealakukan proses pemanggilan. Jika anda tidak memiliki simcard nya, silahkan pinjam dari si penjual.
  • Jangan ragu, semua iPhone bekas yang di jual di Singapura adalah unlock condition alias bisa di gunakan oleh semua simcard termasuk simcard Indonesia.
  • Bisanya si penjual akan sangat ramah melayani proses seperti yang tertera pada point 3 ini.
4. Tawar-menawar. Perlu di ingat bahwasanya secara umum orang orang Singapura jarang melakukan tawar-menawar harga. Sebagian besar harga suatu barang yang di perjualbelikan adalah fix alias harga pas. Oleh karena nya orang-orang singapura tidak biasa melakukan tawar-menawar harga dalam proses jual beli. Tetapi jangan kuatir, di daerah-daerah seperti yang saya sebutkan di atas, anda masih bisa melakukan proses tawar-menawar walaupun pengurangan harga tidak begitu besar. Sebagai contoh Harga iPhone bekas sebesar SGD 320, maka anda hanya akan mendapat kan potongan maksimal sebanyak SGD 10 saja. Jangan berharap anda akan mendapatkan potongan harga lebih dari itu dan jangan memaksa menawar lebih jika anda tidak mau di maki dan di usir oleh penjual.
5. Pastikan selalu menyesuaikan dengan budget yang sudah anda atur.
Demikian beberapa tips membeli
iPhone bekas di Singapura.
Semoga bermanfaat.


Untuk mengetahui harga iPhone terupdate silahkan intip di sini : Harga iPhone terupdate

Sering mengalami ban motor kempes? ini solusinya...

Keajaiban Sedekah

Ban motor kempes, gembos, pecah, bocor atau apalah istilahnya memang menjengkelkan. Apalagi pada saat kita dalam perjalanan penting and buru-buru, mengalami ban motor bocor adalah suatu kondisi yang sesuatu banget...sesuatu yang sangat menjengkelkan. Coba bayangkan, di saat kita buru-buru, apalagi untuk suatu hal yang penting, interview kerjaan misalnya, ban motor kita bocor di tengah perjalanan, apa yang kita lakukan? so pasti kita akan mencari tukang tambal ban, walaupun berjarak 1 km dari tkp bocornya ban, pasti kita rela menuntun motor sampai ke tukang tambal ban. Di titik ini pasti kita berpikir bahwa tukang tambal ban itu penting banget dan MOST WANTED PERSON...he...he...
Coba bayangkan lagi, dengan pakaian yang sudah rapi untuk interview kerja yaitu celana kain yang sudah licin di seterika, ikat pinggang kulit, kemeja lengan panjang (bahkan plus dasi) dengan semprotan parfum mahal yang wanginya bak kasturi, tapi menuntun motor karena ban nya bocor untuk mencari tukang tambal ban yang entah dimana letaknya, masih mending kalau tukang tambal ban tersebut ada walau agak jauh tempatnya, kalau tidak ada sama sekali? walah-walah bisa gagal dapat kerja, bahkan kalau yang tujuannya ngapelin pacar, pasti sudah berantem sama pacarnya...hehe...

Baju rapi yang wangi, berubah lusuh dan penuh keringat karena menuntun motor...itu pasti ngenes banget rasanya.
Ngomong-ngomong tentang ban motor yang bocor, saya punya pengalaman dimana hampir setiap 3 hari sekali ban motor saya bocor, entah itu yang tertusuk paku atau bocor secara tiba-tiba. Waktu kejadiannya nya pun beragam yaitu pada saat mau pergi kerja, pergi kursus, dan keperluan lain.
Setiap bocor seringkali ban dalam harus di ganti baru, karena tidak bisa di tambal. Tetapi anehnya selalu saja kejadian bocor ban ini terjadi hampir setiap 3 hari sekali, walaupun ban dalam telah di ganti baru, bahkan saya pernah mengganti ban luarnya juga tetapi tetap saja selalu bocor.
Sampai pada suatu hari Saya mendapat nasehat dari seorang teman, begini kata beliau: 'mulai hari ini, coba deh kamu sedekah atau infaq setiap hari, gak usah langsung dengan nominal yang besar, tetapi di coba dulu dari nominal yang terkecil, 500 rupiah misalnya, tetapi usahakan dilakukan rutin, kalau bisa setiap hari'.
Saya pun bertanya kepadanya 'apa hubungannya ban motor bocor dengan sedekah/infaq?'
Kemudian dia menjawab 'sudah jangan banyak tanya, lakukan saja dan lihat apa yang akan terjadi'.
Keesokannnya saya mulai ikuti saran beliau, saya coba lakukan rutin walaupun seringkali terlewat 1 atau 2 hari. Tak perlu saya sebutkan kemana dan berapa nominal yang saya infaqkan setiap hari, yang pasti tidak ada apa-apanya jika di bandingkan dengan infaq dari orang-orang super sekelas Ust. Yusuf Mansyur, Mas Ippho Santosa, Pak Jamil Azzaini. Dari buku-buku dan tulisan-tulisannya yang saya baca, saya meyakini nama-nama di atas adalah orang-orang yang boleh dibilang luar biasa di bidang sedekah.
Waktu pun berjalan sejak saya memulai saran yang menurut saya tidak masuk akal tersebut, sebulan...dua bulan....tiga bulan dan sekarang sudah hampir setahun saya lakukan dan hasilnya saya tidak pernah mengalami yang namanya ban bocor lagi, walaupun hanya sekali. Aneh tapi nyata. Anda boleh percaya atau tidak, tapi inilah yang saya alami sendiri. Mengutip kata-kata dari dari motivator, inilah kejadian yang hanya bisa di terima oleh otak kanan. Otak kiri akan selalu membantah karena tidak ada sedikitpun alasan yang menyangkut dengan 'kajian ilmiah' yang bisa di terima oleh otak kiri.
Lama-kelamaan saya pun mulai biasa dengan aktivitas ini, sangat rugi rasanya jika tidak berinfaq/sedekah setiap hari. Walaupun saya terima gaji hanya sebulan sekali tetapi tetap saya usahakan untuk berinfaq/sedekah rutin setiap hari. Saya meyakini pasti banyak manfaat lain yang tanpa saya sadari berasal dari aktifitas yang positif seperti ini.
Mengutip bunyi hadist dalam agama Islam, 'Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah mendahului sedekah."(HR. Imam Baihaqi).
Sedekah merupakan suatu hal positif yang sifatnya kecil tetapi manfaat nya begitu dahsyat, ironisnya masih banyak orang yang berat melakukannya walaupun hanya dengan nominal/ukuran yang terkecil.
Yuk...rutinkan infaq & sedekah untuk melengkapi ibadah kita, semoga Yang Maha Kuasa memberikan berkah pada rezeki yang kita peroleh.
Punya pengalaman tentang keajaiban sedekah? boleh dong di bagi melalui komentar di bawah...
Semoga bermanfaat.

Peluang yang harus di tangkap di 2014

Hallo para rekan netter, Selamat Pagi! Tidak terasa, sekarang kita telah memasuki pertengahan bulan April di tahun 2014, artinya kita juga telah hampir memasuki pertengahan tahun. Sudahkah anda evaluasi mengenai pencapaian target-target anda? Apa yang sudah anda dapatkan selama hampir 4 bulan di tahun ini? Tentunya banyak yang perlu kita evaluasi kembali guna mencapai target-target kita. Caiyyo tetep semangat…he..he… 
Berbicara tahun 2014, tahukah anda bahwa di tahun ini perkembangan bisnis online sungguh begitu pesat?. Saya pernah menonton berita di sebuah televisi bahwasanya khusus untuk daerah Jogjakarta saja, transaksi dari bisnis online mencapai milyaran rupiah, ini terdeteksi dari tingginya perputaran uang melalui check dan media pembayaran bisnis online lainnya seperti Western Union di kota tersebut. Coba anda bayangkan, untuk daerah yang mayoritas penduduknya adalah pelajar dan mahasiswa, bisa memiliki money cash flow yang begitu dahsyat. Berdasarkan data dan proyeksi dari perusahaan pemodal ventura global, Ideosource, nilai transaksi online Indonesia pada tahun 2013 tumbuh lebih dari 70% menjadi US$ 478 juta dibandingkan tahun 2012. Pada tahun 2014, nilai transaksi bisnis online akan meningkat lagi menjadi US$ 776 juta atau mengalami lebih dari 60%. Luar biasa bukan? Sekarang bayangkan jika dalam 5 tahun saja mulai dari akhir tahun 2013 bisnis online ternyata tumbuh hanya 60% per tahun, artinya pada tahun 2018 (4 tahun lagi) nilai transaksi bisnis online di Indonesia akan mencapai US$ 5,9 milyar atau setara dengan Rp. 58 Trilyun. Wow…luar biasa…. 
Melihat kondisi di atas, apakah kita hanya akan menjadi penonton? tentu tidak bukan? Saya yakin, sama seperti saya, anda juga memiliki keinginan untuk menjadi bagian dari sesuatu yang sedang menjadi hot trend saat ini dan juga pastinya kita berharap dapat menjadi suksesor-suksesor baru dalam bidang bisnis online dimasa depan. 
Ngomong-ngomong, sudahkah anda paham bisnis online itu bagaimana? Apakah yang harus di lakukan dalam berbisnis online? Apa saja langkah-langkah dan trik serta tips dalam menjalankan bisnis online? dari pengamatan dan pembelajaran saya beberapa waktu ini, ternyata bisnis online itu tidak gampang, tidak sederhana atau kalau boleh dibilang, menurut saya bisnis online adalah complicated. Bisnis online tidak hanya sekedar berhubungan dengan website. Banyak orang-orang di sekitar saya bilang bahwa kalau mau menjalankan bisnis online, kita hanya butuh smart phone dan simple website. Saya sudah coba, tetapi hasilnya kurang memuaskan. Saya tidak mengerti apakah saya salah atau saya kurang hoki pada saat itu. Sehingga saya berpendapat, bisnis online itu memerlukan sebuah perencanaan yang matang, memerlukan kreatifitas dan strategi jitu dalam pelaksanaannya serta kelihaian dalam eksekusi akhir. Benar, site plan bisnis online hampir sama dengan bisnis konvensional, tetapi bisnis online memiliki keunggulan dalam hal marketing yang oleh kalangan pelaku bisnis online di sebut unlimited marketing, ya dengan bisnis online anda dapat melakukan penetrasi pasar sampai keujung dunia selama ujung dunia tersebut memiliki koneksi internet. 
Saya sendiri juga saat ini sedang belajar tertarik untuk mendalami bidang ini, kenapa saya bilang belajar tertarik? karena sesuatu yang di lakukan sesuai ketertarikan akan mendatangkan hasil yang signifikan dan memuaskan…ini kata para master-master bisnis lho…he…he… 
Sepeti anak kecil yang baru belajar dari nol, saya pun mengalami hal yang sama dalam mempelajari bidang ini, mulai dari merangkak, duduk, berjalan dan berharap bisa berlari sekencang Usain Bolt dalam menggelutinya sehingga bisa mendapatkan hasil yang ruarrr biasa. Hmm semoga saja. Sedikit bocoran, referensi saya dalam mempelajari bisnis online adalah website ini. 
Akhir kata, semoga kita bisa sukses ke depan sehingga dapat merubah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik, lebih beradab dan lebih makmur kedepannya. 
Salam Sukses

Barat vs Timur...

Changi Airport
Di awal November 2013 kemarin, Saya melakukan perjalanan ke Negeri Tirai Bambu untuk suatu kerjaan yang di berikan oleh perusahaan tempat saya bekerja. Seperti biasa, saya harus berangkat menggunakan pesawat dari Changi Airpot, Singapura. Pada saat itu, di karenakan schedule penerbangan di pagi hari, saya harus menginap 1 malam di Singapura. Di pagi harinya entah apa penyebabnya saya bangun begitu cepat, setelah beres-beres dan tanpa sempat sarapan (karena restoran di hotel belum buka), saya langsung check Out dan meluncur dengan taxi ke Changi Airport. Agak kaget juga karena biasanya dari hotel memerlukan waktu 45 menit, kali ini dapat di tempuh dengan waktu hanya kurang dari setengah jam, dan jadilah saya sampai di Changi kepagian, damn...jarum jam masih menunjukkan angka 5.10 pagi (jam 4.10 pagi kalau jam Indonesia). Langsung Saya check in ke counter SQ dan berjalan masuk ke ruang tunggu.
Di karenakan penerbangan saya jam 8.10 pagi, sedangkan sekarang masih jam 5.30, jadi saya berjalan santai saja sambil celingak celinguk cari counter McD untuk beli fish burger. Karena waktu masih panjang, Saya mulai pasang indera penglihatan, pendengaran untuk mengamati area sekitar yang saya lewati, siapa tahu ketemu orang yang satu bahasa dengan saya untuk di ajak bercakap-cakap dan juga siapa tahu dapat materi untuk di posting di blog tercinta ini. Sepanjang pengamatan, di pagi itu saya tidak ketemu orang-orang yang saya maksud, malah saya melihat banyak bule yang berseliweran di sana, bahkan ada yang sedang tertidur. Saya menebak ini pasti para backpakcer yang sedang menunggu penerbangan selanjutnya untuk sampai ke tujuan mereka. Ini terlihat dari tas yang mereka gendong, seperti tas yang biasa di pakai anggota Mapala untuk naik gunung.Setelah berjalan sekitar 15 menit, akhirnya saya sampai di depan ruang tunggu utama sebelum masuk ke badan pesawat, dan seperti dugaan saya, pintunya masih belum di buka, masih kurang 15 menit lagi dari jadwal GATE OPEN yang tertera di boarding pass Saya. Ya sudahlah, saya pun memilih duduk dan mengeluarkan smartphone. Selama saya meregister untuk login ke changi free wifi, satu persatu bule lainnya datang dan duduk di sebelah saya. Mereka buka tas kemudian mengambil buku dan mulai membacanya, ada yang tipis dan juga ada yang tebal seperti kamus, sekilas saya melihat judul buku tersebut, sepertinya itu adalah novel dan buku pengembangan diri. Sepanjang 30 menit, sejak mereka duduk di situ, kerjaan masing-masing bule yang berjumlah sekitar 3 orang tersebut hanya duduk dan baca buku, saya tidak melihat mereka ngobrol satu sama lain. Saya pun jadi sungkan mau menyapa, dalam pikiran saya, sesama mereka yang notabene satu bahasa saja tidak ada komunikasi apalagi ke saya yang berbeda bahasa dan hanya ngerti bahasa inggris yes dan no saja. Ya sudahlah...saya pun asyik dengan smartphone saya, menghubungi teman via BBM, whatsapp, update facebook-an dan twitter, hal ini saya lakukan karena tidak menemukan lawan bicara pada saat itu. Istri saya saja kaget karena saya kirim pesan melalui BBM jam 5 pagi ke dia. Dia kira saya kenapa-napa (duh seneng nya punya istri penyayang...hehe..). Beberapa saat berlalu sampai operator memanggil penumpang untuk masuk ke pesawat, saya amati para rombul (rombongan bule.red) tersebut masih saja memegang buku bahkan pada saat antri untuk x-ray barang terakhir sebelum masuk pesawat...
Sungguh sangat berbeda perilaku para bule tersebut dengan saya. Di saat mereka sibuk melahap isi buku, saya malah sibuk bersosial media. Dalam hati saya bergumam, apakah ini perbedaan budaya barat dan timur?. Walaupun kita tidak bisa mengkategorikan semua orang barat seperti bule di atas, ataupun semua orang timur seperti perilaku saya,tapi sepanjang pengamatan saya dari beberapa kali perjalanan keluar negeri, mayoritas adalah seperti yang saya sebut di atas. Orang barat cenderung individualis dan orang timur cenderung sosialis. Saya kira semua ada sisi positif dan sisi negatifnya,
So mana yang lebih baik? Wallahuallam bissowab...

Pengalaman Claim Garansi Iphone di Singapura

Iphone5
Selamat Pagi!

Kali ini saya ingin sharing sedikit mengenai pengalaman Saya mengklaim garansi Iphone di Singapura.
Mudah-mudahan sharing ini bermanfaat bagi temen-temen pembaca yang memerlukan info ini.
OK langsung saja,
Beberapa waktu lalu saya pernah membeli sebuah gadget-handphone di singapura untuk istri saya,
Sebenarnya sih hati saya sedikit merasa enggan untuk membeli nih gadget di Singapura, dalam hati ada kekuatiran apabila suatu saat barangnya rusak, proses klaim garansinya akan sulit.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk membeli di Singapura, Saya pun melakukan sedikit survey mengenai harga gadget ini di kota saya.

Dari beberapa toko yang saya datangi di kota saya, harganya masih berada di atas harga situs resminya (online store), sehingga saya tunda pembelian dengan maksud agar bisa memperoleh dengan harga yang sedikit di tekan di kemudian hari.Tetapi beberapa hari saya memonitor, harganya belum juga turun. Ya iyalah namanya juga gadget keluaran baru...he...he...
Dengan hasil tersebut, Saya putuskan untuk mencari di Singapura.
Sampailah suatu hari saya ada kesempatan untuk ke Singapura dan saya sempatkan untuk mencari nih gadget.
Setelah tawar menawar di beberapa toko dan juga toko resminya, akhirnya saya bisa mendaptkan nih gadget dengan harga selisih sekitar 700rb dari harga di toko-toko di kota saya. So langsung saya bungkus deh satu unit nih gadget untuk di bawa pulang. Oh ya saya mendapatkan nya di toko electronic yang berada di harbour front ferry terminal.
Sehari pakai kondisinya masih OK, setelah dua hari juga kondisinya juga masih bagus, tetapi pada hari ketiga eh tenyata nih gadget mulai berulah, dia mengeluarkan garis pada layarnya yang mengakibatkan tulisan di layar mejadi sulit di baca.
Melihat kondisi demikian, kecewa juga sama kualitas brand ini, katanya brand terkenal, selalu memiliki kualitas bagus, tapi aktualnya? dan banyak lagi kekecewaan yang timbul dalam diri saya tetapi gak sempat saya posting di FB seperti kebanyakan orang-orang alay saat ini...ha...ha...
Dikarenakan dari tokonya mendapatkan penjelasan bahwa barang ini ada garansi selama satu tahun, maka tanpa panjang lebar saya memutuskan untuk kembali ke Singapura guna menuntut klaim garansi tersebut.
Namun apa daya, sampai di toko nya, penjual nya bilang bahwa klaim tidak bisa di lakukan di toko tersebut, harus ke suatu tempat yang beralamat di Tai Seng. Saya mulai tengsin dan dalam hati saya mulai merasa kekuatiran saya sebelumnya akan menjadi kenyataan.
Tetapi walaupun demikian, saya putuskan juga untuk mendatangi tempat tersebut. Dengan naik MRT akhirnya saya sampai di Tai Seng. Tetapi sempat galau juga sewaktu saya salah pilih jalur MRT, dimana yang seharusnya ke Tai Seng bisa di capai dengan naik jalur yang melewati 5 stasiun eh saya malah menggunakan jalur yang mutar melewati 24 stasiun...karena hal ini saya kehilangan waktu sekitar 1 jam...nasib...nasib...::).
Sampai di Stasiun MRT Tai Seng, saya langsung muter-muter mencari tempat tersebut. Akhirnya ketemu dan sedikit kaget juga karena yang ada di pikiran saya tempatnya berada di kawasan perbelanjaan yang megah dan bagus, tetapi ternyata saya salah, tempat tersebut berada di sebuah gedung yang kondisi gedungnya sudah tidak terlalu bagus, malah saya melihat banyak orang turun naik tangga seperti kondisi yang saya lihat di flat hunian pada umumnya.
Kemudian saya masuk, mengambil nomor antrian, menuggu dan sampai giliran saya.
Dengan semangat dan berharap saya mendapatkan replacement, saya ceritakan kronologis kenapa gadget tersebut sampai memiliki garis pada layarnya. Kemudian petugasnya memeriksa data-data gadget tersebut seperti serial number dan juga nota pembelian saya dari toko pertama kali.
Namun si petugas malah berkata, "sorry sir, Your gadget's guarantee is not under us". Seketika itu juga galau saya meningkat ke level sembilan. Mungkin karena melihat kecewa di raut wajah saya, petugasnya membantu saya mencarikan dimana saya bisa menuntut garansi tersebut. Tidak membutuhkan waktu lama, saya di berikan secari kertas yang berisikan nama dan alamat toko di mana saya bisa 'menuntut' garansi tersebut. Saya lihat kertas tersebut dan di sebutkan alamatnya di Paragon Orchard road, dalam hati saya bergumam, untung tidak terlalu jauh.
Tanpa menunggu lama saya mengucapkan terima kasih ke petugas tersebut dan langsung melesat kembali ke stasium MRT Tai Seng untuk menuju Orchard Road. 15 Menit kemudian saya sudah menginjakkan kaki di pintu keluar ION mall menuju terowongan yang menghubungkan ke Tang Mall. keluar dari Tang mall, jalan kaki sedikit akhirnya sampai juga di Paragon, muter-muter sebentar akhirnya nemu juga di toko. Seperti biasa ambil nomor antrian, menunggu 5 menit kemudian tiba gilira saya. Tanpa banyak babibu saya kasihkan struk pembelian beserta gadget dengan kotak utuh. Petugasnya memeriksanya sebentar dan berkata, "okay sir, We will do 1 to 1 exchange". Akhirnya, selesai juga perjuangan mendapatkan keadilan di negeri singa ini. he..he...

Sebagai catatan, Untuk tahun 2013 ini, untuk pembelian produk apple di Singapura atau yang bergaransi Singapura, maka untuk proses claim dapat di lakukan di tempat-tempat berikut:
1. Produk Apple yang di beli melalui online store dapat melakukan proses garansi di QCD Tai Seng atau di Apple Premium Store.
2. Untuk produk Apple yang di beli bukan melalui online store dan juga bukan dari Premium store, silahkan tanyakan ke tempat anda membeli untuk mengetahui dimana tempat claim garansi. Biasanya untuk Produk apple yang seperti ini, garansiya adalah langsung dari provider-provider besar di Singapura, misalnya SingTel dan M1.
3. Untuk Produk Selain Apple juga bisa mengikuti langkah point 2 di atas.

Semoga bermanfaat dan Salam sukses.

Hari Minggu...

I Love Sunday
Hallo Indonesia...
Wah...sudah lama saya tidak posting di blog ini, karena beberapa bulan terakhir ini sibuk kursus dan kursus (kata orang selagi kita masih bisa belajar silahkan belajar...he..he..)
Tak terasa, minggu ini adalah minggu di penghujung akhir tahun 2012.
Bagaimana hari Minggu anda? Menyenangkan?...mudah-mudahan...sehingga dapat menjadi sesuatu buat anda dan keluarga...he...he...
Ya Romantic Sunday...Minggu romantis yang menarik hati saya untuk nulis di blog ini.
Hari Minggu, hari libur bagi kita semua (kecuali daerah arab...liburnya hari Jum'at).
Hari Minggu, hari untuk beristirahat dan melepaskan penat setelah seminggu beraktifitas.
Hari Minggu, hari yang harus di berikan untuk keluarga setelah hari lainnya di konsentrasikan untuk pekerjaan.
Hari Minggu memang memiliki beragam makna bagi setiap orang.
Bagi saya sendiri, hari Minggu adalah hari dimana bebas dari pekerjaan, hari untuk istirahat dan yang pasti hari Minggu adalah Hari Keluarga.Setelah sepekan kita bekerja dan berakifitas, tidak ada salahnya dan bahkan menurut Saya, hari Minggu adalah hari wajib libur.
Selain dapat di gunakan untuk beristirahat, hari Minggu juga kita isi dengan kegiatan-kegiatan yang tidak bisa kita lakukan di hari biasa.
Bayangkan...kehidupan kita khususnya di perkotaan, dari Senin sampai Jumat, bahkan ada yang sampai hari Sabtu, kita sibuk dengan pekerjaan.
Untuk waktu pagi di hari biasa, berapa jam yang biasa kita habiskan? ya dimulai dari sekitar jam 5 sampai jam 7 pagi, artinya kita hanya punya waktu kurang lebih 2 jam.
Apa yang bisa kita lakukan dengan waktu 2 jam? Saya yakin, di samping ibadah sholat Subuh (bagi yang Muslim), kita hanya bisa menggunakan waktu 2 jam tersebut untuk mandi, sarapan pagi (bahkan ada yang tidak sempat sarapan) dan selanjutnya tergesa-gesa untuk berangkat kerja dan ironisnya kegiatan pagi seperti ini selalu kita lakukan setiap hari khususnya pada hari kerja.
Seharian di tempat kerja, sampai di rumah kembali jam 6 sore bahkan lebih larut. Saya yakin di waktu seperti ini enaknya istirahat alias tidur karena badan sudah lelah karena seharian beraktifitas.
Yang lebih "bekesan" lagi buat saya adalah pola hidup para karyawan di tempat saya bekerja, masuk pagi jam 6.30 dan pulang di jam 18.30. Itu artinya 12 jam di tempat kerja, ini di luar waktu perjalanan yang mereka tempuh dari rumah ke tempat kerja pulang pergi, dengan demikian pastinya lebih dari 12 jam di habiskan untuk bekerja, dan yang lebih konyol lagi, pola hidup seperti ini di lakukan dari Senin sampai Minggu alias seminggu nonstop.
Di sini pasti menimbulkan pertanyaan bagi kita semua,
Kapan jalan-jalannya? Kapan bersosialisasinya? Kapan istirahatnya? Kapan waktu untuk keluarganya?
Memang sih...pendapatan yang mereka peroleh pastinya lumayan, tetapi apa bisa mereka menikmatinya?
Tapi memiliki sesuatu tanpa bisa menikmatinya adalah suatu hal yang konyol (ini pendapat saya dan semoga anda setuju).

Salam sukses

Keberuntungan = Kesempatan bertemu kesiapan

Beruntung
Apakah anda Pernah dengar rumus ini?
Rumus ini saya dapatkan ketika mengikuti seminar yang di bawakan oleh Pak Ali Akbar (pakarSEO) beberapa waktu lalu.
Pertama kali mendengar nya memang aneh, kok ada rumus seperti itu? tetapi setelah di jelaskan dan di pahami maknanya, ternya rumus tersebut benar juga.
OK mari kita ulas satu persatu komponen rumus tersebut.
Keberuntungan, menurut maknanya keberuntungan dapat di artikan suatu kondisi yang tiba-tiba berubah dari kedudukan tidak baik menjadi baik.
Seringkali keberuntungan datang secara tidak terduga dan tiba-tiba.
Kesiapan, adalah suatu kondisi dimana kita mampu melakukan sesuatu yang datangnya secara tiba-tiba atau tidak.
kesempatan, adalah suatu kondisi dimana kita memperoleh peluang untuk melakukan sesuatu. 
Tapi tahukan anda sebenarnya keberuntungan terjadi akibat adanya 2 faktor yang saling terkait yaitu kesempatan dan kesiapan.Tanpa ada kesiapan dan kesempatan, menurut rumus ini keberuntungan tidak akan menghampiri anda.
Mau bukti?
Pada saat training beberapa waktu lalu, Pakar SEO menanyakan kepada para peserta "siapa yang memili HP?"
Hasilnya semua orang mengacungkan tangannya sebagai pernyataan bahwa ia memiliki HP.
Kemudian beliau meneruskan pertanyaan selanjutnya "siapakah yang HP nya di fungsikan untuk menjual pulsa?"
Hanya ada sekitar 5 orang dari 100-an orang peserta yang mangacungkan tangan dan dengan serta merta kelima orang tersebut di suruh maju ke depan.
Pertanyaan selanjutnya adalah "siapakah yang di HP nya sekarang memiliki deposit pulsa lebih dari 150 ribu rupiah?", tahukan anda pada saat itu hanya ada 1 dari 5 orang yang memiliki deposit pulsa melebihi 150 ribu.
Kemudian beliau meminta orang tersebut mentransfer pulsa sebesar 50rb ke salah satu peserta seminar, dan beliau membayar dengan uang 100ribu rupiah.
Artinya orang yang beruntung adalah orang yang paling siap karena memiliki deposit pulsa sesuai yang di minta dan juga punya kesempatan pada saat itu untuk "bersaing" dengan 5 orang yang HP nya di gunakan untuk berbisnis pulsa.
dan hasilnya sudah bisa anda tebak, orang itu mendapat keberuntungan dimana nilai pulsa sebesar 50 ribu di bayar dengan uang sebasar 100 ribu rupiah, artinya dia memiliki keuntungan lebih kurang 48 ribu rupiah dari harga pulsa normal.
Bagaimana dengan 4 orng lainnya? tentu saja mereka tidak beruntung karena kalah siap dengan satu orang tadi walaupun sama-sama mendapat kesempatan. Mereka kalah karena tidak siap menyediakan nominal deposit pulsa yang di minta.
Ini baru yang berhubungan dengan pulsa, gimana kalau situasi seperti ini menimpa anda pada saat sedang melakukan tender bisnis yang nilainya jutaan dolar? mmm pastinya kita akan menyesal karena ketidaksiapan.
Berhubungan dengan judul di atas, saya juga memiliki pengalaman pribadi.
Begini ceritanya...:-)
Pada suatu waktu ada tetangga saya menemui saya di rumah dan menawarkan sebuah pekerjaan sebagai drafter di perusahaan minyak tempatnya bekerja, dengan gaji 5x lipat dari gaji saya pada saat itu.
Tetapi requirement nya adalah drafter expert atau boleh di bilang kelas mahir.
Alasannya karena drafter sebelumnya resign secara tiba-tiba, sedangkan proyek yang akan di jalankan dalam waktu dekat membutuhkan seorang drafter tingkat tinggi.
Dan tetangga saya tersebut menawarkan kepada saya dengan jaminan mulai bekerja pada keesokan harinya.
Wah tentu saja saya kaget dan sedikit menyesal karena ilmu CAD saya belum sampai ke tingkat drafter. 
Kalau saja saat itu saya siap dengan ilmu drafter tingkat tinggi, tentunya saya bisa di terima bekerja di perusahaan tersebut. Di saat itu saya tidak beruntung karena tidak siap. 


Pengalaman lainnya saya dapatkan di perusahaan tempat saya berkerja. Saya terpilih untuk ikut 2 hari training di Singapura hanya karena teman saya yang di tunjuk sebagai kandidat utama tidak memiliki passpor. Suatu keberuntungan tiba-tiba, siapa sih yang tidak mau di training keluar negeri, gratis pula...he...he...


Ada yang punya pengalaman dengan rumus ini?


Oleh karena itu, hendaknya kita menyiapkan diri kita dengan bekal sebanyak-banyaknya, sehingga jika suatu saat kita mendapat kesempatan, kita bisa memperoleh keberuntungan.


Salam sukses.

Kemasan = the power of sales

Ada suatu pepatah yang saya yakin semua dari kita pernah mendengarnya, yaitu "don't judge the book from the cover".
Apakah anda setuju dengan makna pepatah tersebut?
Kalau Saya sih setengah setuju dan setengah tidak setuju dengan pepatah ini, mengapa?
Jika makna pepatah ini kiaskan untuk menjudge orang, saya setuju dengan maknanya.
Tetapi jika pepatah ini kita gunakan untuk konsep pemasaran, saya tidak setuju.
Sabar...sabar...jangan cepat-cepat menjustifikasi saya, ijinkan saya menjelaskan satu persatu dari 2 point jawaban saya di atas.
Oke, yang pertama, saya setuju dengan makna pepatah tersebut jika di kiaskan untuk menjudge orang, walaupun tidak semua, tetapi rata-rata makna pepatah tersebut tepat.
Ya, untuk menjudge seseorang kita tidak bisa hanya melihat tampilan (cover) dari orang tersebut.
Misal, orang yang pakai dasi dan selalu wangi kita langsung menjudge dia orang kaya, terpelajar, berpendidikan, dll, dll...Dan orang yang tampangnya sangar, kucel identik dengan pemarah, kejam, dll, dll...
Apakah selalu demikian? dari apa yang telah saya alami dan saya lihat, dengan mantap saya menjawab : TIDAK.
Ya tidak semua apa yang kita lihat pada diri seseorang mencerminkan dia sebenarnya.
Belum tentu orang dengan tampang sangar, berbadan besar selalu identik dengan sifat kejam dan bengis.
Sewaktu kuliah dulu saya pernah punya teman 1 kos yang hanya dengan melihat ciri fisiknya, saya yakin semua orang pasti mengira dia itu orang yang kejam, jahat, dll, dll....
Saya akui pada awalnya saya juga menjustifikasi seperti itu, tetapi sehari setelah itu saya tahu siapa dia sebenarnya, dia orangnya ramah, baik, hormat sesama penghuni kos, yang yang lebih gila lagi sewaktu menata kamarnya, dia memasang poster hello kitty di dalam kamarnya. pada saat di ejek oleh anak-anak satu kost tentang posternya, secara lugu dia hanya berkomentar, "posternya bagus kok".
Keramahan, keluguan dan sifat lain yang dimilikinya, yang notabene bertentangan dengan penampakan fisiknya telah membuat suasana cair di antara temen-temen kos saya dan hal ini berlangsung selama lebih dari 2 tahun sampai saya lulus kuliah dan kembali ke kota asal saya.
Bukti lain, adalah artis tukul arwana yang dengan sendirinya mengatakan bahwa dia adalah bertampang ndeso tetapi rejeki kota.
Dari contoh-contoh di atas, saya rasa point pertama atas jawaban saya di atas sudah terbukti.
Makna "Don't judge the book from the cover" adalah tepat apabila di gunakan untuk mendeskripsikan seseorang.
Jangan buru-buru menilai seseorang hanya karena penampakannya.

Tentang hubungan makna pepatah diatas dengan konsep pemasaran.
Pepatah yang berbunyi "don't judge the book from the cover" menurut saya bertentangan dengan konsep pemasaran.
Seperti kita ketahui bersama, pemasaran suatu produk atau jasa sangat dipengaruhi oleh kemasan dari produk atau jasa tersebut.
Kemasan merupakan suatu media yang langsung menghubungkan produk dengan konsumen, ya hal pertama yang di lihat oleh konsumen adalah kemasan dan kemasan sedikit banyak berpengaruh terhadap keinginan konsumen memiliki produk yang ditawarkan.
Semakin bagus kemasannya, maka akan membuat hati calon pembeli tertarik untuk membeli produk atau jasa kita.
Begitu juga sebaliknya, semakin tidak menarik kemasannya, maka konsumen juga enggan membeli.
Setidaknya begitulah yang saya rasakan pada saat saya menempatkan diri saya sebagai calon konsumen untuk suatu produk atau jasa tertentu.
Pemasaran merupakan jantung dari setiap usaha/bisnis, tanpa konsep pemasaran yang baik, suatu bisnis tidak akan berkembang baik dan cenderung akan menukik turun.
Salah satu dan merupakan bagian terpenting dari konsep pemasaran adalah kemasan produk atau jasa.
Banyak pengusaha/pebisnis berusaha keras menciptakan kemasan yang paling best of the best guna melancarkan pemasaran demi perkembangan bisnisnya.
Bahkan ada beberapa teman saya yang memiliki usaha mengandalkan jasa seorang desainer hanya untuk merancang kemasan dari produk.
Pernah saya mencibir, "ngapain repot-report keluar duit hanya untuk merancang kemasan bagi produk yang tidak seberapa",
Tetapi cibiran itu menjadi tamparan balik buat saya mana kala dia menunjukkan data monitoring penjualan produknya sebelum dan sesudah perbaikan di bagian kemasan, ya di data tersebut, penjualannya meningkat menjadi dua kali lipat setelah melakukan perubahan di bagian kemasan, sekali lagi penjualannya meningkat dua kali lipat hanya melakukan improvement di kemasan dan tentunya tidak menurunkan kualitas produknya.
Sejak saat itu saya pun setuju dengannya...he...he...

Bahkan di keseharian, saya banyak menemukan produk-produk yang sebenarnya biasa menjadi luar biasa hanya karena kemasannya.

Contohnya, suatu produk yang di claim khas dari kota saya, dengan tampilan luar yang begitu ekslusif dan juga variasi warna yang menarik, dapat menjadi ikon no 1 di bidangnya. Dan saya perhatikan, setiap tahun semakin meningkat perkembangannya, hal ini di buktikan dengan banyaknya outlet-outlet yang di buka dan terus berkembang. Padahal kalau saya nilai dari segi rasa, tidak ada bedanya dengan produk-produk yang sejenis. Menurut saya di sinilah letak kejelian sang pemilik dalam mengembangkan bisnisnya, kemasan dan tampilan dapat menjadikan senjata di tengah persaingan ketat produk yang sejenis.
Juga beberapa waktu lalu, saya pernah menonton tv tentang wirausaha, di situ di bahas usaha camilan yang omsetnya mencapat 300 juta rupiah per bulan. wow...300 juta rupiah hanya dari menjual camilan???luar biasa bukan?. Kalau di lihat dari proses produksi tidak ada yang istimewa, semua di lakukan secara biasa bahkan cenderung semi tradisional, kalau dari rasa, saya tidak bisa menggambarkan karena belum pernah mencobanya. Tapi yang membuat saya terheran-heran adalah kemasannya, pemiliknya mengemas produknya dalam sebuah kotak seperti biskuit yang di produksi oleh sebuah perusahaan besar. Dan tentu saja produknya terlihat ekskusif dan menarik, kalau sudah begini konsumen mana yang tidak penasaran? paling tidak konsumen akan melirik sewaktu pertama kali melihat kemasan produk tersebut dan hal selanjutnya yang akan terjadi adalah kemungkinan membeli. Sebuah ide yang kreatif bukan?

So, jangan remehkan kemasan, kemaslah produk anda dengan sebaik mungkin dan anda akan melihat perubahan positif pada bisnis anda.

salam sukses...

Capai Tujuan dengan kesungguhan dan Keseriusan

Pernah nonton serial kartun Shaun The Sheep?
Saya rasa anda semua pernah menontonnya,
Karena kartun yang di tayangkan salah satu stasiun TV swasta ini begitu di gemari oleh pemirsa TV akhir-akhir ini, tidak hanya anak-anak, tetapi juga para orang dewasa.
Ada satu episode yang menurut saya memiliki makna yang sangat dalam bagi saya khususnya.
Di kisahkan ada salah satu domba yang berbadan paling besar dan paling gemuk ingin melakukan diet,
Karena, dengan kondisi big body tersebut ia susah beraktifitas.
Dengan senang hati teman-temannya membantunya dengan membuatkan program diet.
Mulai dari membuatkan jadwal olahraga rutin, mengatur dan mengurangi porsi makan, dan pastinya selalu mengingatkan atau "memaksa" si domba gendut untuk menjalankan secara disiplin program-program diet yang telah di susun.

Demam Beckham

Demam Beckham. Inilah yang terjadi di Negara kita selama seminggu terakhir.
Mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa terjangkit demam Beckham.
Mulai dari rakyat biasa sampai selebritis juga larut dalam Beckham Fever.
Ya Beckham memamg fenomenal.
Sebagai pemain bola dan sekaligus selebritis tingkat dunia, Beckham memang memilki banyak penggemar.
Banyak orang yang sengaja menunggu kedatangan nya di bandara hanya untuk melihat secara langsung bagaimana sosok Beckham.
Syukur-syukur bisa menyentuh dan mendapat tanda tangan dari sang mega bintang...
Wah...wah...pasti bukan main senang nya
Seperti yang saya lihat pagi ini di televisi, dengan bangganya seoarang artis Ibukota menceritakan dan memamerkan kepada media tentang apa yang dialaminya selama Beckham datang di Indonesia.

Menunda Dunia Untuk Allah

Lagi check email,
Eh ketemu artikel seperti di bawah.
Kepada Ustad Yusuf Mansur,
Saya mohon izin artikelnya saya posting di blog saya,
Karena saya yakin sangat bermanfaat bagi sesama...

Menunda Dunia Untuk Allah


by : Ust. Yusuf Mansyur
Bagi saya, persoalan shalat adalah persoalan tauhid. Sebab tauhid kan
sederhananya: MengenalAllah. Lalu bagaimana kualitas shalat Kita,
sebagaimana itulah Kita bertauhid kepadanya. Memang Ada urusan lain di
urusan shalat, tapi semua bermula dari sini... Dari shalat...

Perrmohonan maaf kepada para peserta sebab kemaren sempat kosong tidak
Ada materi. Alhamdulillah Pagi ini Kita ketemu lagi. Insya Allah
pembahasannya masih seputar shalat. Sebab buat saya, urusan Shalat
itulah urusan tauhid.

11.11.11 yang penuh cerita



Kali ini saya masih melanjutkan tulisan saya mengenai fenomena tanggal 11.11.11.
Ya...di tanggal yang memiliki susunan angka unik ini, ternyata banyak juga kejadian-kejadian unik yang terjadi sepanjang hari itu.
Tak jarang kejadian kejadian tersebut menimbulkan ekspresi tersendiri di dalam diri kita.
Ada yang membuat kita tersenyum simpul, bingung, kaget, senang dan berbagai ekspresi lainnya.
Apa saja kejadian-kejadian menarik tersebut? di sini saya rangkumkan untuk anda.
Fenomena menarik yang pertama adalah antrian ibu-ibu untuk melahirkan di tanggal yang mudah di ingat tersebut.
Apa? ibu-ibu mengantri untuk melahirkan???kok bisa?

Good Attitude, Good life.

Attitude

Good Attitude, Good life.
Kalau di artikan ke Bahasa Indonesia artinya kurang lebih begini "Jika anda memliki sikap yang baik, anda akan meiliki kehidupan yang baik".
Kata bijak ini saya dapatkan dari seorang tukang taxi yang saya tumpangi.
Pada saat itu kebetulan saya dapat tugas dari perusahaan tempat saya bekerja untuk audit ke salah satu supplier di Singapura, saya bekerja sebagai part quality engineer di salah satu perusahaan swasta di Batam, ya kerjanya mengurusi supplier gitu deh...
Jarak Singapura - Batam dapat di tempuh dengan 1 jam perjalanan menggunakan kapal ferry.

Sesampai di ferry terminal di Singapura saya langsung bergegas ke tempat antrian taxi.
Tak berapa lama, saya dapatkan taxi yang di supiri oleh seorang lelaki setengah baya, yang belakangan saya tahu bahwa beliau itu orang singapura keturunan cina dan indonesia, Sudah beranak cucu di Singapura, dan tidak mengusai Bahasa Melayu (yang dikuasai hanya bahasa inggris dan mandarin).

Upah Minimum Kota



Menjelang tutup tahun, biasanya kita lihat banyak orang berkumpul di depan kantor perwakilan pemerintah di daerah (Walikota/DPRD)...ya...para buruh mulai melakukan demo untuk peningkatan kesejahteraan hidup, mengenai kenaikan UMK.
Sebagai contoh di kota tempat saya tinggal sekarang.
Para serikat buruh bersatu padu dan bahu membahu dalam berdiskusi dengan pemerintah dan pengusaha mengenai kenaikan UMK ini.
Tak jarang para rekan-rekan tersebut bentrok dengan aparat keamanan karena hasil dari tuntutan mereka belum memenuhi apa yang mereka harapkan.
Memang...Kalau menyangkut perut dan menyangkut hajat hidup orang banyak, masalah akan menjadi lebih berat dan menjadi lebih sensitif.
Terlebih lagi dengan masalah UMK.

Ada apa dengan 11.11.11


Baru ingat, ternyata besok adalah tanggal 11 bulan 11 tahun 2011, atau biasa di singkat 111111.
Jadi tertarik untuk menulis tentang 11111 juga nih...::)
Ada apa dengan tanggal 111111?
Yang pasti angka ini unik, memiliki susunan angka yang cantik.
Bagi sebagian orang yang percaya, angka ini memiliki sifat magis tersendiri.
Ada yang percaya bahwa angka ini memiliki keberuntungan, hoki, angka baik dan sejenisnya... oleh karena itu banyak dari mereka yang mengadakan hajatan, acara pernikahan, grand opening usaha dan lain sebagainya pada tanggal ini.
Tapi ada juga pendapat lainnya yang percaya bahwa angka ini adalah angka sial, sehingga mereka mengusahakan agar tidak melakukan hal-hal yang bersifat sakral pada tanggal ini.
Ada pula yang menganggap tanggal ini biasa-biasa saja, sehingga mereka menjalankannya secara biasa pula, tidak ada yang spesial.